Pages

Rabu, 18 Juli 2012

Berfoto dengan Menggunakan Apps Cartoon Camera.

Aplikasi Cartoon Camera merupakan salah satu dari aplikasi Yang paling Populer yang dikembangkan oleh Android . Aplikasi ini dapat Didapatkan secara Gratis dengan Cara mendownloadnya .
Aplikasi ini sangat popular dikarenakan Kemampuannya dapat mengubah semua objek yang ada dapat menjadi kartun , dan ini bukan sebuah magic namun ini sangat nyata dan dapat dibuktikan kalau aplikasi ini dapat mengubah semua objek yang akan di ubah menjadi kartun. Penggunaan aplikasi ini sangatlah mudah, tidak perlu mempunyai keahlian khusus hanya bermodal kan sebuah Hanphone atau Tablet yang Ber OS Android yang sudah terisntall aplikasi ini kita dapat menggunakan nya dengan sama saja kita menggunakan sebuah fitur multimedia camera biasa.

                Dan Kami sebagai anak mekatronika yang haus dengan apa saja yang berhubungan dengan teknologi yang berpesat sangat maju ini, Ingin mencoba aplikasi Cartoon Camera ini untuk mengabadikan Sekolah dan kegiatan kami. Dan Hasilnya sangat memuaskan.
Dengan bermodalkan sebuah tablet ber OS Android dan bermerk Lokal milik dari salah satu siswa Mekatronika kami dapat mengubah Sebuah Objek Menjadi sebuah kartun.
Berikut Foto nya :












































Minggu, 15 Juli 2012

Penerimaan Hasil Belajar

Akhirnya setelah setahun sekian lama menjalani proses belajar mengajar, Seluruh siswa dari kelas Jurusan mekatronika menerima hasil usaha mereka selama belajar satu tahun.
Sebelum merek amenerima hasil dari usaha belajar mereka, mereka dihadapkan dengan Sebuah ujian yang harus mereka jalani atau dihadapi dengan waktu selama 2 minggu. Dimana satu minggu mereka melakukan sebuahu jian Praktek sesuai dengan mata pelajaran produktif masing-masing dan selama satu minggu lagi mereka melakukan sebuah ujian tertulis atau semester dari berbagai matapelajaran terdirinya dari matapelajaran adaftif dan normatif.
Setelah mereka melewati Sebuah ujian tersebut . Pada hari sabtu tepatnya pada tanggal 30 Juni 2012 Siswa kelas Jurusan Mekatronika Akan mendapatkan hasil Dari selama belajar Satu Tahun.
Pada proses pengambilan Buku Laporan Nilai siswa tidak terlalu diwajibkan untuk menyuruh orang tua / wali mereka untuk mengambilnya. Mereka diperbolehkan mengambil BukulaporanNilai inisecara Individu dan akan dibagikan oleh Wali Kelas Mereka.
Sebelum pembagian Buku laporan Nilai Siswa segera dikumpulkan di lapangan Sekolah SMKN3 Sekayu untuk mendengarkan dan menyaksikan Pengumuman Siswa yang berprestasi dalam tiap jurusan dan yang menjadi juaraumum di Sekolah.

Dan Untuk Yang menjadi JuaraUmum di Sekolah itu diraih oleh Siswa mekatronika x Yang Bernama Ahmad Wahidin dengan Nilai Rata-rata 90,16

Dan Untuk yang MenjadiJuaraUmun Di JurusanMekatronika x :

Juara 1 : Ahmad Wahidin
Juara 2 : Ahai Septa Maja
Juara 3 : M.Febriyadi

Setelah Mendapatkan BukuLaporanNilai mereka Diperbolehkan pulang sesudah makan bersama di Aula SMKN3 Sekayu dan Menikmati Liburan yang panjangSelama 2 minggu.







BerikutDaftarNilai Yang didapatkanAnakMekatronika X SMKN 3 Sekayu
No
Nama

Rank
1
Aditya Anughrah H

20
2
Ahai Septa Maja

2
3
Ahmad Mahmud

4
4
Ahmad Wahidin

1
5
Alga Alvanda

9
6
Begi Azwar

14
7
Deko Susanto

8
8
Eko Maryadi

10
9
Febbi Lestari

11
10
Henry Prian

26
11
Hesti Novelta

16
12
Hilal Assafar

5
13
Jusaima

23
14
Kadafi Dharmawan

7
15
M.Febriyadi

3
16
M.Maza Alfindo

17
17
M.Syariansyah

13
18
M.yusuf

6
19
Noprian Syahputra

19
20
Rara Aprianti

15
21
Ravia Tri Mayola

21
22
Ridwan Ade Kusuma

27
23
Sandika

18
24
Satrio

24
25
Yenilawati

12
26
Yeti Helma Sari

25
27
Yulia Afrianti

21





Kekompakan

KEKOMPAKAN

            Dalam sebuah kehidupan pasti memiliki sebuah kelompok walau pun itu sedikit. Saat anda menjalani kehidupan berkelompok anda pasti menunjukan keserasian atau kakompakan bukan?   Sama halnya yang dilakukan anak mekatronika angkatan ke-II Disekolah kami sangat kompak dalam segala hal, dari yang besar sampai hal yang sekecil apa pun.
     
     Ucapan tadi bisa dibuktikan dengan pujian-pujian yang diberikan oleh setiap guru pada kelas kami. Anak mekatronika memang baik dan kompak di mata dan bibir para guru-guru yang membimbing makatronika angkatan ke I dan ii.

      Nah saat liburan berlangsung kami masih menunjukan kekompakan kami ujar ketua kelas mekatronika 10, Kami menyempatkan waktu untuk liburan bersama teman-teman.

     Kekompakan bukan lah melihat jumlah, melainkan melihat kebersamaan di suatu kelompok tersebut.

 
 


Created by Satrio Wiono

Kamis, 31 Mei 2012

Baterai dan Asal-usulnya


Baterai adalah alat listrik-kimiawi yang menyimpan energi dan mengeluarkan tenaganya dalam bentuk listrik. Sebuah baterai biasanya terdiri dari tiga komponen penting, yaitu:

- batang karbon sebagai anoda (kutub positif baterai)
- seng (Zn) sebagai katoda (kutub negatif baterai)
- pasta sebagai elektrolit (penghantar)

Baterai yang biasa dijual (disposable/sekali pakai) mempunyai tegangan listrik 1,5 volt. Baterai ada yang berbentuk tabung atau kotak. Ada juga yang dinamakan rechargeable battery, yaitu baterai yang dapat diisi ulang, seperti yang biasa terdapat pada telepon genggam. Baterai sekali pakai disebut juga dengan baterai primer, sedangkan baterai isi ulang disebut dengan baterai sekunder.

Baik baterai primer maupun baterai sekunder, kedua-duanya bersifat mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Baterai primer hanya bisa dipakai sekali, karena menggunakan reaksi kimia yang bersifat tidak bisa dibalik (irreversible reaction). Sedangkan baterai sekunder dapat diisi ulang karena reaksi kimianya bersifat bisa dibalik (reversible reaction).

Profil Penemu

Alessandro Giuseppe Antonio Anastasio Volta lahir di Como, Italia, dan mengajar di sekolah-sekolah umum di sana. Pada 1774 ia menjadi profesor fisika di Sekolah Royal di Como. Setahun kemudian, ia memperbaiki dan mempopulerkan electrophorus, sebuah alat yang menghasilkan muatan listrik statis. promosinya itu begitu luas sehingga ia sering dikreditkan dengan penemuannya, meskipun mesin yang beroperasi dalam prinsip yang sama pada tahun 1762 digambarkan oleh profesor Swedia Johan Wilcke.

Volta merupakan seorang fisikawan Italia. Ia terutama dikenal karena mengembangkan baterai pada tahun 1800. Ia melanjutkan pekerjaan Luigi Galvani dan membuktikan bahwa teori Galvani yaitu efek kejutan kaki kodok adalah salah. Secara fakta, efek ini muncul akibat 2 logam tak sejenis dari pisau bedah Galvani. Berdasarkan pendapat ini, Volta berhasil menciptakan Baterai Volta (Voltac Pile). Atas jasanya, satuan beda potensial listrik dinamakan volt.

Pada 1776-1777 Volta mempelajari kimia gas. Ia menemukan metana dengan mengumpulkan gas dari rawa-rawa. Dia merancang percobaan seperti pembakaran metana oleh percikan listrik dalam wadah tertutup. Volta juga mempelajari apa yang sekarang kita sebut kapasitansi listrik, pengembangan sarana terpisah untuk belajar baik potensial listrik (V) dan muatan (Q), dan menemukan bahwa untuk suatu objek mereka proporsional. Hal ini mungkin disebut Volta Hukum tentang kapasitansi, dan kemungkinan untuk pekerjaan ini unit potensi listrik itu disebut Volt.

Pada tahun 1779 ia menjadi profesor fisika eksperimental di Universitas Pavia, ia menduduki kursi selama hampir 25 tahun. Pada 1794, Volta menikahi Teresa Peregrini, yang mengangkat tiga anak, Giovanni, Flaminio dan Zanino. Dalam menghormati karyanya, Volta dibuat menghitung oleh Napoleon pada tahun 1810. Lebih jauh lagi, ia digambarkan pada 10.000 Lire Italia (tidak lagi dalam sirkulasi) bersama dengan sketsa terkenal volta Pile.
Volta mulai belajar sekitar 1791, "listrik" hewan dicatat oleh Luigi Galvani ketika dua logam berbeda yang dihubungkan secara seri dengan kaki katak dan satu sama lain. Volta menyadari bahwa kaki katak menjabat baik sebagai konduktor listrik (elektrolit) dan sebagai detektor listrik. Dia diganti kaki katak oleh kertas direndam air garam-, dan mendeteksi aliran listrik dengan cara lain yang dia kenal dari studi sebelumnya. Dengan cara ini dia menemukan seri elektrokimia, dan hukum bahwa gaya gerak listrik (ggl) dari sebuah sel galvanik, yang terdiri dari sepasang elektroda logam yang dipisahkan oleh elektrolit, perbedaan antara dua elektroda potensi mereka. Ini dapat disebut Hukum Volta tentang seri elektrokimia.

Pada tahun 1800, sebagai hasil dari perselisihan profesional atas tanggapan galvanik dianjurkan oleh Galvani, dia menciptakan tumpukan volta, baterai listrik awal, yang menghasilkan arus listrik stabil. Volta telah menentukan bahwa pasangan yang paling efektif logam berbeda untuk menghasilkan listrik seng dan perak. Awalnya dia bereksperimen dengan sel individu dalam seri, setiap sel menjadi piala anggur diisi dengan air garam dimana dua elektroda berbeda adalah mencelupkan. Tumpukan volta menggantikan gelas dengan karton direndam dalam air garam.

Dalam mengumumkan penemuan tumpukan, Volta penghormatan kepada pengaruh William Nicholson, Tiberius Cavallo dan Abraham Bennet. Sebuah penemuan tambahan dirintis oleh Volta, adalah pistol yang dioperasikan jarak jauh. Dia menggunakan botol Leyden untuk mengirim arus listrik dari Como ke Milan (50 km atau 30 mil). Arus dikirim sepanjang kabel yang terisolasi dari tanah dengan papan-papan kayu. Temuan ini merupakan pelopor penting dari ide telegraf, yang juga memanfaatkan arus untuk berkomunikasi.


Baterai yang dibuat oleh Volta dikreditkan sebagai sel elektrokimia pertama. Ini terdiri dari dua elektroda: yang terbuat dari seng, yang lain dari tembaga. elektrolit adalah asam sulfat atau campuran air garam garam dan air. elektrolit yang ada dalam bentuk 2H + dan SO42-. Seng, yang lebih tinggi dari tembaga dan hidrogen dalam seri elektrokimia, bereaksi dengan sulfat bermuatan negatif. (SO42-) Ion-ion hidrogen bermuatan positif (proton) menangkap elektron dari tembaga, membentuk gelembung gas hidrogen, H2. Hal ini membuat seng batang elektroda negatif dan tembaga batang elektroda positif.


Baterai yang dibuat oleh Volta dikreditkan sebagai sel elektrokimia pertama. Ini terdiri dari dua elektroda: yang terbuat dari seng, yang lain dari tembaga. elektrolit adalah asam sulfat atau campuran air garam garam dan air. elektrolit yang ada dalam bentuk 2H + dan SO42-. Seng, yang lebih tinggi dari tembaga dan hidrogen dalam seri elektrokimia, bereaksi dengan sulfat bermuatan negatif. (SO42-) Ion-ion hidrogen bermuatan positif (proton) menangkap elektron dari tembaga, membentuk gelembung gas hidrogen, H2. Hal ini membuat seng batang elektroda negatif dan tembaga batang elektroda positif.

Berikut Perkembangan baterai dari zaman ke zaman




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...