Pages

Selasa, 04 Oktober 2011

Guru Mekatronika SMK 3 Ikuti Pelatihan Manajemen Bengkel

Guru Mekatronika SMK 3 Ikuti Pelatihan Manajemen Bengkel


Untuk meningkatkan pelayanan proses belajar di sekolah menengah kejuruan (SMK) bengkel (workshop) memiliki peran yang sangat penting. Seperti yang kita ketahui SMK harus membekali kompetensi yang unggul bagi siswanya. Bengkel sebagai tempat praktium siswa harus diatur sesuai standart operasi (SOP) sehingga bengkel harus dimanage dengan baik.
Jurusan mekatronika sebagai salah satu jurusan di SMK 3 Sekayu juga harus mempersiapkan bengkelnya dengan baik. Hal ini diwujudkan dengan mengirim gurunya untuk mengikuti pelatihan manajeman bengkel di BLPT Palembang. Pelatihan akan dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 20 sampai dengan 24 September 2011.
Guru yang akan mengikuti pelatihan adalah Widodo Rachmadi, S.Pd.T. Bliau berharap dengan mengikuti pelatihan akan mendapatkan ilmu utuk diterapkan disekolah mengai manajeman bengkel yang menyeluruh. Bliau juga berharap setelah pelatihan dapat memperlancar untuk mendapatkan ISO.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Pembagian Masker di SMKN 3 Sekayu



Kebakaran hutan yang terjadi di Wilayah Sumatera Selatan akhir-akhir ini mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat Musi Banyuasin. Kebakaran yang menakibatkan kabut asap yang cukup pekat. Kebakaran hutan juga menghasilkan debu-debu sisa pembakaran yang sangat lembut sehingga mengganggu pernapasan siswa.
Berhubungan dengan hal tersebut pada hari rabu 14 September 2011 kemarin SMK N 3 Sekayu membagikan masker kepada warganya, meliputi siswa (253 orang), guru (24orang) dan karyawan 34 orang). Masker yang dibagikan adalah bantuan dari Dinas Kesehatan Musi Banyuasin. Pembagian masker ini diharapkan dapat membantu warga sekolah agar dapat beraktifitas tanpa terganggu akibat kebakaran hutan.
Kepala Sekolah SMK N 3 Sekayu, Drs. Marpendi membuat baik adanya program pembagian masker ini. Dalam acara pembagian masker ini Drs. Marpendi turun langsung membagikan masker kepada siswa dan memperagakan cara memakai masker yang benar. Hal senada juga diungkapkan Irfin dan Anwar Sholeh, guru di SMK 3 Sekayu. Mereka merasa senang dengan adanya pembagian masker ini karena menurut meraka sangat bermanfaat.
Siswanto, ketua OSIS SMK N 3 Sekayu mewakili siswa mengatakan pembagian masker ini sangat bermanfaat sekali. Selain karena adanya kebakaran hutan masker juga dapat digunakan saat siswa berkendara dijalan karena akibat musim kemarau berkepanjangan banyak debu-debu di jalan.

Senin, 26 September 2011

Membuat Sendiri Papan Skor Elektronik; Mudah dan Murah (tanpa pemrograman)

Buat yang mau bikin papan skor elektronik tapi belum menguasai pemrograman mikrokontroler, silahkan teruskan membaca artikel ini. Dalam artikel ini akan dibahas cara membuat papan skor elektronik tanpa menggunakan mikrokontroler. Kita hanya perlu merangkai komponen yang diperlukan, setelah selesai merangkai papan skor siap dipakai. Selain lebih mudah papan skor yang akan dibahas kali ini lebih murah bila dibandingkan dengan papan skor berbasis mikrokontroller.
Papan skor yang akan dibuat menggunakan IC 4026, yaitu IC Decade Counter / Dividers with Decoded 7-Segmen Display Outputs. Beberapa fitur IC 4026 adalah:
  • Counter dan Decoder 7-Segmen dalam satu kemasan, sehingga output langsung dapat dihubungkan dengan 7-segmen tanpa menggunakan IC decoder.
  • Ideal untuk Low Power Display
  • Fitur Display Enable Out yaitu fitur untuk menampilkan atau meyembunyikan tampilan.
  • Standardized symmetrical output characteristics.
  • Tegangan kerja dan tegangan keluaran output sampai dengan 18 volt, sehingga dapat menghidupkan 7-segmen yang besar.
  • Harga terjangkau.
Sedangkan kelemahan Papan skor yang dibuat menggunakan IC 4026 kali ini adalah:
  • Hanya dapat menghitung naik (counting up), tidak dapat menghitung mundur (counting down). Sehingga apabila terjadi kesalahan dalam menampilkan skor misalnya skor yang ditampilkan lebih besar dari skor pertandingan sebenarnya harus direset (kembali ke 0) terlebih dahulu baru tampilan skor dihitung ulang.
  • Input yang digunakan berdasar clock dengan kondisi yang harus pasti, tidak boleh menggantung antara ground dan VCC. Apabila input tidak terhubung dengan ground atau VCC maka IC akan mengcounter dengan sangat cepat ± 6Hz.
Berikut adalah rangkaian papan skor yang dibuat dari IC 4026:
 
Komponen yang diperlukan :
  1. IC 4026                                                                              4 buah
  2. Soket IC 16 pin                                                                4 buah
  3. Saklar toggle / push button NO/NC                       4 buah
  4. 7-segmen common cathode                                     4 buah
  5. PCB                                                                                      Secukupnya
  6. Kabel UTP (untuk remote)                                         Secukupnya
  7. Power supply                                                                  1 buah
Untuk membuat papan skor dengan ukuran besar, disarankan membuat 7-segmen dari LED seperti pada tampilan timer traffic light. Ukuran dapat disesuaikan dengan keinginan. Ukuran tampilan inilah yang akan menentukan besarnya catu daya yang diperlukan. Untuk ukuran tampilan yang besar pasti memerlukan tegangan yang besar. Hal ini masih memungkinkan karena IC 4026 memiliki tegangan kerja dan tegangan output sampai 18 DC volt.
kabel dari remote ke papan skor lebih baik menggunakan kabel UTP (kabel LAN komputer) karena isinya yang banyak, kualitas yang bagus dan harganya yang murah. sedangkan untuk box remote menggunaan box plastik hitam polos yang banyak dijual di toko elektronik.
Selamat Mencoba.dan Semoga bermanfaat
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...